SEJUMLAH investor asing melalui konsorsium broker asing dan lokal akan terus mengoleksi saham PT International Nikel Indonesia Tbk (INCO). Menurut sumber Investor Daily, harga saham perseroan bakal terangkat menuju level Rp 2.500 dalam jangka pendek maupun menengah. Perseroan dikabarkan telah mendapatkan kontrak penjualan nikel senilai US$ 300 juta. Dengan demikian, kata dia, kinerja perseroan akhir tahun ini masih bisa bertumbuh.
Selain itu, rencana perseroan membeli kembali (buyback) sahamnya dan pembangunan pabrik pengolahan nikel di Sulawesi Tengah dan Sulawesi Tenggara juga bakal memicu penguatan harga saham. Pada penutupan perdagangan pekan lalu, INCO menguat Rp 180 (10,06%) ke level Rp 1.970. Nilai transaksinya mencapai Rp 56,7 miliar. (Investor)