SAHAM BUMI MENUJU RP 1.000

(Rumor) HARGA saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) berpotensi menembus level Rp 1.000 dalam waktu dekat. Sumber Investor Daily mengatakan, pihak-pihak tertentu akan mengakumulasi kembali BUMI, karena persoalan utang PT Bakrie & Brothers Tbk dan repo saham anak usahanya, termasuk Bumi Resources telah tuntas. Apalagi harga saham perseroan sudah sangat murah.

Selain itu, kata dia, perseroan dikabarkan bakal mendapatkan dana segar untuk ekspansinya. Tahun ini, Bumi menginvestasikan US$ 200 juta. Selain batubara, perseroan akan mengembangkan bisnisnya ke sektor pertambangan migas dan emas. (Investor)

AKUMULASI SAHAM DARMA HENWA

(Rumor) LANGKAH PT Bumi Resources Tbk mengakuisisi 44% saham PT Darma Henwa Tbk (DEWA) bakal memicu penguatan harga DEWA dalam jangka pendek hingga menengah. Sumber Investor Daily mengatakan, pihak-pihak tertentu akan mengerek harga DEWA menuju level Rp 250-300, mengingat harga akuisisinya Rp 351 per saham.

 

Selain itu, kata dia, ekspansi perseroan ke sektor pembangkit listrik swasta (IPP) di Muara Enim, Sumsel, dengan menggandeng investor dari Jepang juga bakal mendorong penguatan harga DEWA. (Investor)

CERMATI SAHAM ASTRA INTERNATIONAL

(Rumor) HARGA saham PT Astra International Tbk (ASII) berpeluang menguat ke level Rp 11.000-12.000 dalam jangka pendek maupun menengah. Menurut sumber Investor Daily, dampak penurunan harga minyak mentah dan BBM di dalam negeri bakal mendorong kenaikan harga saham. Sejumlah manajer investasi sudah bersiap-siap mengoleksi kembali ASII.

 

Selain itu, kata dia, rencana ekspansi perseroan di sektor agribisnis melalui PT Astra Agro Lestari Tbk juga bakal memicu akumulasi saham perseroan. Pada penutupan perdagangan saham tahun lalu (30/12), ASII stagnan di level Rp 10.550. Nilai transaksinya mencapai Rp 27,3 miliar. (Investor)

ZURICH BELI KEMBALI SAHAM INDOFOOD

(Rumor) HARGA saham PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) berpotensi menuju level Rp 1.200 dalam waktu dekat. Menurut sumber Investor Daily, Zurich Investment Ltd yang sebelumnya membeli INDF pada harga Rp 2.400, akan menambah kepemilikannya melalui pasar. Bahkan, Zurich dikabarkan siap memborong INDF sampai level Rp 1.200.

Selain itu, kata dia, penguatan harga INDF juga bakal dipicu oleh suntikan dana perbankan kepada perseroan senilai US$ 210 juta. Saat ini, perseroan tengah memfinalisasi pinjaman itu. Belum lama ini, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham.

Indofood akan menggunakan dana pinjaman untuk menuntaskan akuisisi 100% saham Drayton senilai US$ 350 juta. Drayton kini menguasai 68,57% saham PT Indolakto, produsen susu Indomilk dan Cap Enaak. (Investor)

 

AKUMULASI SAHAM BERLIAN TANKER

(Rumor) HARGA saham PT Berlian Laju Tanker Tbk (BLTA) masih berpotensi menguat hingga level Rp 700-800 hingga akhir tahun. Pasalnya, kata sumber Investor Daily, sejumlah manajer investasi mulai mengoleksi BLTA dalam rangka window dressing.

Selain itu, kata dia, penguatan harga BLTA juga dipicu oleh membaiknya kinerja perseroan. Laba bersih per September 2008 naik tiga kali lipat. Tahun depan, kinerjanya akan semakin baik, menyusul perolehan kontrak pengangkutan senilai US$ 200 juta. Perseroan juga akan menaikkan investasinya dari US$ 61 juta menjadi US$ 100 juta. (Investor)

 

CERMATI SAHAM NUSANTARA INFRASTRUCTURE

(Rumor) HARGA saham PT Nusantara Infrastructure Tbk (META) bakal diangkat ke level Rp 200 dalam jangka pendek maupun menengah. Sumber Investor Daily mengatakan, perseroan berencana merealisasikan ekspansi bisnisnya tahun depan. Hal itu akan diumumkan dalam paparan publik pada 23 Desember 2008. Salah satunya, akuisisi mayoritas saham Semen Bosowa.

Rampungnya konstruksi jalan tol di Sulawesi Selatan juga bakal menjadi momentum kenaikan harga saham. Sebab, kinerja keuangan perseroan akan meningkat. (Investor)

 

CERMATI SAHAM TRADA MARITIME

(Rumor) HARGA saham PT Trada Maritime Tbk (TRAM) berpotensi menguat dalam waktu dekat. Harganya bisa menembus level Rp 100-120. Sumber Investor Daily mengatakan, rencana perseroan membentuk anak usaha agar bisa fokus ke bisnis jasa pelayaran pengangkutan minyak dan batu bara akan memicu kenaikan harga saham.

Lebih lanjut dia mengungkapkan, perseroan dikabarkan sudah mendapat restu dari pemegang saham untuk menggunakan kas internal maupun pinjaman untuk ekspansinya tersebut. Sementara itu, pada perdagangan kemarin, TRAM ditutup melonjak Rp 14 (19,18%) ke level Rp 87. (Investor)

 

AKUMULASI SAHAM KALBE FARMA

(Rumor) SAHAM PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) akan diburu kembali oleh para bandar dalam jangka pendek maupun menengah. Harga KLBF bakal terkerek ke level Rp 600-700. Menurut sumber Investor Daily, aksi pembelian kembali (buyback) saham perseroan putaran II menjadi pemicu akumulasi KLBF.

Selain itu, kata dia, aksi window dressing KLBF dan rencana pembangunan pabrik di Nigeria juga bakal mendorong penguatan harga saham. (Investor)

 

DARMA HENWA AKAN RIGHTS ISSUE

(Rumor) HARGA saham PT Darma Henwa Tbk (DEWA) berpotensi menguat dalam jangka pendek. Menurut sumber Investor Daily, kabar yang beredar di kalangan pelaku pasar menyebutkan bahwa perseroan akan menggelar penawaran umum terbatas (rights issue) pada kisaran harga Rp 100 per saham.

Perseroan membutuhkan pendanaan untuk proyek pembangkit listrik di Muara Enim, Sumatera Selatan, senilai US$ 1,8 miliar. Selain itu, kata dia, ada konsorsium investor asing yang berniat membeli saham perseroan. Bahkan, kata dia, mereka berani menawar DEWA pada kisaran harga Rp 70-100 per saham.

Investor asing itu juga akan menggandeng perusahaan lokal. (Investor)

TENDER OFFER SAHAM INDOSAT DISETUJUI

(Rumor) HARGA saham PT Indosat Tbk (ISAT) berpotensi menguat kembali dalam waktu dekat. Sumber Investor Daily mengatakan, pelaku pasar menerima kabar bahwa tender offer saham Indosat oleh Qatar Telecom (Qtel) akan disetujui oleh otoritas pada pekan ini. Harga tender offer tetap Rp 7.388 per saham.

Selain itu, kata dia, sejumlah perusahaan investasi dari Timur Tengah dibarakan mulai menyerap ISAT di pasar. (Investor)